Melalui SiKumbang, Tercatat 141.700 Rumah Tapak Subsidi Terjual

image

PropertiNews.id, Tangerang – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) mencatat sebanyak 114.700 unit rumah tapak subsidi yang terdaftar di aplikasi Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang) telah terjual, hingga Senin (10/8/2020).

Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin mengatakan, berdasarkan data dari dashboard SiKumbang, rinciannya adalah terdapat 117.302 jumlah unit tapak subsidi yang masih tersedia sedangkan 141.700 unit rumah tapak subsidi telah terjual dan tersebar di 11.091 lokasi terdaftar.

“Peran pengembang dalam menginput data perumahan mereka bangun sangat krusial. Melalui data SiKumbang, secara real time PPDPP akan mampu menyajikan data hunian masyarakat, berupa peta hunian yang tersedia, sedang dibangun, dan hunian yang sudah terjual, yang disajikan dalam berbagai warna” kata Arief.

Oleh karenanya, PPDPP meminta agar semua pengembang yang terdaftar di Kementerian PUPR untuk segera memasukkan data hunian melalui aplikasi SiKumbang. Hal ini tentu saja dengan tujuan untuk menyiapkan semua data perumahan untuk menjadi pilihan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Melalui dashboard management control SiKumbang, beberapa provinsi di Indonesia memperlihatkan ketersediaan rumah lebih banyak jika dibandingkan dengan kebutuhan daerah tersebut terhadap hunian, seperti di Sumatera Selatan tercatat pada senin (10/8) sebanyak 13.791 unit ketersediaan rumah subsidi, sedangkan permintaan atau kebutuhan akan rumah di provinsi itu hanya mencapai 4.499 unit.

Baca Juga : 11 Bank Pelaksana Dana FLPP Dapat Tambahan Kuota Rumah Subsidi dari PPDPP

Sistem yang dibangun oleh PPDPP ini memiliki empat pintu dalam pelaksanaannya. Pintu pertama yang bisa diakses langsung oleh MBR melalui aplikasi SiKasep menggambarkan dari sisi permintaan akan perumahan. Pintu kedua, pengembang yang memasukkan data perumahannya ke SiKasep melalui SiKumbang, data ini nantinya akan menggambarkan sisi suplai dari perumahan subsidi di Indonesia.

Dan pintu ketiga, diperuntukkan bagi perbankan yang akan melakukan verifikasi data MBT melalui sistem host to host dan terakhit PPDPP di pintu keempat yang akan menyalurkan dana FLPP dan memonitoring pelaksanaannya. (ZH)                                                                                                 

Bagikan Artikel ini:

PropertiNews.id

PropertiNews.id adalah sebuah portal media online yang menyajikan informasi seputar dunia properti mulai dari berita terkini hingga tips inspiratif

Newsletter

Subscribe to our latest news to be updated, we promise not to spam!

Babysitter logo