Dinyatakan Bangkrut, Perusahaan Ritel Raksasa Debenhams Tutup Permanen

image

PropertiNews.id, Tangerang – Perusahaan ritel atau departement store raksasa di Inggris yakni Debenhams resmi menutup secara permanen operasi tokonya. Hal ini dikarenakan dampak dari Covid-19 yang menyerang dunia. Pengumuman tutupnya secara permanen Debenhams datang kurang dari 24 jam setelah pemilik merk brand Topshop yakni Arcadia mengajukan pailit untuk mendapatkan perlindungan.

Pada awal April 2020 lalu, Debenhams telah resmi mengajukan permohonan bangkrut kepada kurator pengadilan untuk memenuhi prosedur kepailitan Inggris. Hal ini dilakukan usai Debenhams menutup sebagian besar cabangnya.

Kegagalan bisnis tersebut menempatkan kurang lebih 25 ribu pekerja di ujung tandung alias kehilangan pekerjaan. Perusahaan mengatakan sulit menemukan pembeli sehingga harus menghentikan operasi.

Sebanyak 124 outlet Debenhams dan toko daring masih mempekerjakan 12 ribu untuk menghabiskan stok dagang. Masih ada 45 toko waralaba, yang sebagian besar berada di Timur Tengah, Asia Tenggara, dan Eropa Timur.

Sebelumnya, ritel olahraga JD Sports Fashion mengkonfirmasi bahwa mereka telah mengakhiri diskusi tentang pembelian Debenhams.

“Lanskap ekonomi sangat menantang dan ditambah dengan ketidakpastian yang dihadapi industri ritel Inggris, kesepakatan yang layak tidak dapat dicapai” kata Administrator bersama di FRP Advisory, Geof Rowley dalam pernyataan yang dikutip oleh CNN.

Baca Juga: Hingga Akhir November, Realisasi Program Padat Karya Bedah Rumah Capai 93%

Setelah dinyatakan bangkrut, situs ritel Debenhams dibanjiri pembeli yang mencari barang murah. Debenhams memang berencana melakukan cuci gudang secara online dan offline sebelum semua tokonya di Inggris tutup permanen. Namun, permintaan yang tinggi menyebabkan antrean virtual hingga ribuan orang. Bahkan situs web ritel itu sempat mogok pada Selasa malam.

Pihak ritel akhirnya menerapkan pembatasan dalam sistem antrean sebagai upaya untuk memenuhi permintaan di situs web. Jadi pelanggan yang mengunjungi situs web Debenhams akan dibatasi. Pengunjung yang belum mendapatkan kesempatan akan mendapatkan pesan “Kami akan membawa Anda ke situs tersebut secepat mungkin”. (ZH)

Bagikan Artikel ini:

PropertiNews.id

PropertiNews.id adalah sebuah portal media online yang menyajikan informasi seputar dunia properti mulai dari berita terkini hingga tips inspiratif

Newsletter

Subscribe to our latest news to be updated, we promise not to spam!

Babysitter logo