HIPMI: Sindikat Mafia Pailit Properti Kembali Marak, Ancam Pemulihan Ekonomi

image

PropertiNews.id, Tangerang – Di tengah perjuangan pemulihan ekonomi nasional (PEN) akibat hantaman pandemi Covid-19 di Indonesia, kini kembali marak oknum tidak bertanggung jawab yang menjadi mafia dan sindikat pailit di industri properti yang dapat mengamcam pemulihan ekonomi. Hal ini disampaikan langsung oleh Himpunan Pengusaha Mudah Indonesia (HIPMI).

Menurut Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIMPI Ajib Hamdani, kasus seperti ini sebelumnya sempat ramai terjadi pada tahun 2012 dan 2014. Tentu ini sangat berbahaya bagi perekonomian Indonesia yang sedang beranjak pulih jika pemerintah tidak segera mengambil langkah tegas.

“Maraknya kasus kepailitan ini menciptakan potensi krisis baru bagi perekonomian yang sedang dalam tahap pemulihan, terutama industri properti nasional. Jika tidak ada perhatian dan penanganan yang tepat, dampak dari masalah ini secara sistematik dapat mempengaruhi ratusan industri berikut dengan puluhan juta tenaga kerja” kata Ajib.

Ajib menambahkan, salah satu modus yang terjadi adalah pengembang properti mempailitkan perusahaannya sendiri. Pengembang tersebut telah berhasil menjual hampir seluruh unit apartemen yang akan dibangun. Namun setelah terjual, proyek tersebut mandek, kemudian muncul gugatan pailit.

Baca Juga: Pertama di Indonesia, Nippon Paint Kembangkan Teknologi Cat Anti Virus

Salah satu faktor yang menyebabkan kembali ramainya kasus mafia pailit ini adalah karena kelonggaran dalam undang-undang. Urgensi dari pentingnya RUU Kepailitan dan PKPU untuk terus diakselerasi oleh pemerintah dan DPR. Dengan begitu, diharapkan ke depannya industri properti, pihak pengembang maupun konsumennya dapat terjaga dan terlindungi dari ulah para oknum dan permasalahan lainnya. (ZH)

Bagikan Artikel ini:

PropertiNews.id

PropertiNews.id adalah sebuah portal media online yang menyajikan informasi seputar dunia properti mulai dari berita terkini hingga tips inspiratif

Newsletter

Subscribe to our latest news to be updated, we promise not to spam!

Babysitter logo