Prima Wall System, Inovasi Teknologi Sektor Perumahan dari PUPR

image

PropertiNews.id, Tangerang – Prima Wall System (PWS) merupakan inovasi teknologi karya anak bangsa yang dikembangkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Peerumahan. Dikembangkannya PWS ini bertujuan untuk terus mendorong penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, sistem PWS merupakan inovasi dalam pembangunan perumahan yang sangat dibutuhkan untuk mendapatkan proses pengerjaan hunian yang efisien. Apalagi kebutuhan rumah masyarakat Indonesia masih cukup tinggi dan diperlukan inovasi untuk mensukseskan Program Sejuta Rumah.

“Kementerian PUPR berharap sistem ini dapat terus dikembangkan dan digunakan bahkan di ekspor, karena menyangkut industri turunannya. Apalagi di masa pandemi ini, pasti akan menyerap banyak tenaga kerja dalam produksinya” kata Khalawi.

Lanjutnya, inovasi pembangunan perumahan tersebut juga bisa digunakan sebagai alternatif bagi para pengembang dalam membangun rumah bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur PT Prima Graha Bangun Tunggal, Joseph Adian Chandra yang juga sebagai pengembang sistem PWS mengatakan, mekanisme pembangunan rumah dengan sistem PWS tersebutt telah diuji secara 2D dan memiliki hasil yang baik, tidak retak, goyang, maupun miring.

“Pembangunan hunian dengan sistem PWS relatif cepat yakni sekitar 20 hari untuk membangun rumah tipe 35. Sedangkan anggarannya membutuhkan biaya sebesar Rp99 juta” kata Joseph.

Baca Juga : Jalin Kemitraan, 9 Asosiasi Pengembang Bentuk Presidium Asosiasi Pengembang Nasional

Biaya pembangunan dengan inovasi teknologi PWS ini terbilang cukup bersaing. Namun ia optimis, sistem PWS ini akan jadi pilihan alternatif bagi para pengembang untuk membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, pembangunan rumah dengan menggunakan inovasi teknologi PWS ini perlu menggunakan kolom.akan tetapi, hanya menggunakan ‘sirip’ untuk memperkuat bentangan dinding setiap 2,5 meter yang nantinya dapat dimodifikasi untuk dijadikan lemari atau penyekat antar ruangan. (ZH)

Bagikan Artikel ini:

PropertiNews.id

PropertiNews.id adalah sebuah portal media online yang menyajikan informasi seputar dunia properti mulai dari berita terkini hingga tips inspiratif

Newsletter

Subscribe to our latest news to be updated, we promise not to spam!

Babysitter logo