Alam Sutera Lebih Mewah Ketimbang Kelapa Gading

image

PropertiNews.id, Tangerang – Kendati kondisi pasar properti masih dalam tahap pemulihan (recovery), namun beberapa pengembang asing masih optimistis mampu menggaet pangsa pasar dari Tanah Air. Keyakinannya didasari lantaran kondisi keamanan dan ekonomi dalam negeri yang relatif stabil, tidak seperti negara Timur Tengah yang bergejolak. Selain itu, Indonesia juga dinilai sebagai negara yang paling demokratis.

Di satu sisi, demografi di Indonesia masih menjadi magnet terbesar yang memacu kedatangan pengembang asing. Di mana hampir 50% masyarakat masih berusia di bawah 30 tahun, yang artinya ada peluang sangat besar dalam kebutuhan hunian.

Menurut perkiraan konsultan properti Savills Indonesia, setidaknya akan ada ekspansi 10 hingga 20 pengembang asing, khususnya dari Asia ke Tanah Air tahun depan. Utamanya dari Jepang, Tiongkok, Singapura, dan Hong Kong.

Kelapa Gading sendiri saat ini sudah mengalami keterbatasan stok rumah tapak (landed house) sehingga mendorong tetap tingginya permintaan hunian sekunder sejak 2015. Kondisi ini terjadi mengingat harga rumah seken relatif lebih murah dibanding rumah baru.

Berdasarkan pantauan, harga rumah di Kelapa Gading bervariasi. Untuk rumah seken yang direnovasi total sehingga nampak baru dipasarkan sekitar Rp3 miliaran.Sementara untuk rumah dalam kondisi baru (primary) dipasarkan mulai Rp5 miliar.

Sementara itu beberapa waktu lalu Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Real Estate Indonesia (REI), Soelaeman Soemawinata mengungkapkan, Alam Sutera memang memiliki keunikan yang menjadi nilai jual bagi industri properti.

“Sebab tanpa perlu ongkos tambahan, dari tempat tinggal Anda bisa berjalan kaki menuju pusat pendidikan maupun bisnis. Di samping itu, permintaan terhadap lokasi hunian yang dekat dengan fasilitas seperti ini makin tinggi. Jadi, tak heran jika harga hunian di kawasan Alam Sutera pun terus meningkat,” ungkapnya.

Baca juga: Ciri-Ciri Rumah Idaman Generasi Milenial

Ia menambahkan, kondisi tersebut bisa dijadikan peluang emas untuk melakukan investasi properti terutama apartemen.

“Kalangan eksekutif muda dan mahasiswa menjadi target yang sangat potensial. Namun tantangannya, pengembang harus mampu menyediakan hunian apartemen yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup anak muda yang dinamis,” tutupnya. (IC)

Bagikan Artikel ini:

PropertiNews.id

PropertiNews.id adalah sebuah portal media online yang menyajikan informasi seputar dunia properti mulai dari berita terkini hingga tips inspiratif

Newsletter

Subscribe to our latest news to be updated, we promise not to spam!

Babysitter logo