Jangan Sembarangan! 9 dari 10 Orang Lakukan Kesalahan Ini saat Renovasi Rumah

image

PropertiNews.id, Tangerang – Kebanyakan pemilik rumah mengeluarkan lebih banyak uang dari yang semestinya saat merenovasi rumah mereka. Hal ini dikarenakan pemilik rumah kerap melakukan kesalahan mulai dari perencanaan sampai proses renovasi rumah dilakukan. Kalau sudah begini, pilihan cuma ada dua, antara membiarkannya begitu saja, atau dibongkar ulang.

Bagi Anda yang berniat merenovasi rumah, ada baiknya Anda menghindari beberapa kesalahan ini agar nantinya tidak membuat Anda semakin pusing.

Terlalu Fokus pada Keinginan

Renovasi rumah harus berangkat dari kebutuhan bukan keinginan. Ini berhubungan dengan menentukan waktu yang tepat untuk melakukan renovasi rumah. Renovasi tidak hanya bertujuan untuk memperindah tampilan hunian, tapi sebaiknya turut menjawab permasalahan yang disebabkan oleh kondisi bangunan yang belum sempurna dan rusak.

Membuat Perhitungan yang Tidak Tepat

Kesalahan kedua yang mungkin dilakukan dalam renovasi rumah adalah membuat perhitungan yang tidak tepat. Perbedaan ukuran satu inci atau bahkan setengah inci saja dapat membuat perubahan yang signifikan. Jika dimensi yang diukur tidak sama dan simetris, hasil yang diinginkan akan sulit didapatkan dan Anda harus mengulang renovasi, tentu saja hal ini akan memperbanyak pengeluaran Anda. Jika Anda tidak yakin tentang bagaimana mengukur atau mengikuti petunjuk, jangan ragu untuk memanggil seseorang yang sudah mahir dalam bidangnya.

Melakukan “Do It Yourself” (DIY) Tanpa Pengalaman

Renovasi itu mahal, tidak mengherankan jika sebagian besar orang berpikir bahwa mengerjakannya sendiri dengan prinsip DIY adalah solusinya. Namun hal itu hanya menjadi pilihan yang tepat jika Anda memiliki keterampilan dalam bidang tersebut.

Jika tidak, ini malah bisa berakhir dengan masalah besar nantinya. Kenali batas kemampuan Anda sendiri. Dari pada nantinya semakin tambah runyam, mending Anda mendatangkan orang yang sudah profesional.

Membeli Bahan Baku Murah

Demi mencapai hasil yang diinginkan, seringkali faktor kualitas bahan diabaikan. Memilih bahan dengan harga yang mudah untuk renovasi rumah memang tidak ada salahnya, tetapi apakah Anda siap dengan risiko yang akan terjadi di kemudian hari? Steve Watson, presenter Reality Show “Don’t Sweat It”, mengatakan salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan dalam renovasi rumah adalah membeli bahan yang murah. Padahal, dengan menggunakan bahan-bahan yang murah dan kurang berkualitas, hasil yang diperoleh juga kurang memuaskan dan bukan tidak mungkin Anda harus melakukan renovasi ulang dalam waktu dekat.

Untuk menghemat pengeluaran, Anda dapat menggunakan bahan bangunan bekas renovasi sebelumnya yang tidak terpakai namun masih layak digunakan. Benda-benda seperti pintu, jendela, dan genteng dapat digunakan ulang dengan memberikan sedikit “touch up” dengan mengecat ulang atau memolesnya dengan pelitur. Meski masih membutuhkan uang untuk melakukan renovasi kecil-kecilan terhadap bahan ini, Anda tetap dapat menghemat biaya. Gunakan juga sisa bahan bangunan seperti marmer bekas untuk mempercantik interior rumah.

Baca Juga : Ini Dia Kombinasi Warna Cat yang Membuat Rumah Anda Semakin Menarik

Tidak Mengantisipasi Kendala

Sudah menjadi rahasia umum, jika sesuatu yang direncanakan, sekalipun dengan matang, sewaktu-waktu dapat berjalan diluar ekspektasi. Faktor kendala yang meningkatkan pengeluaran bisa datang dari mana saja, seperti molornya pengerjaan renovasi karena kekurangan material, pekerja bangunan yang sakit, atau proses pembangunan yang ternyata memang lebih sulit dari yang diperkirakan. Siapkanlah setidaknya 15-20% persen dari total anggaran renovasi untuk mengantisipasi pengeluaran tambahan. (ZH)

Bagikan Artikel ini:

PropertiNews.id

PropertiNews.id adalah sebuah portal media online yang menyajikan informasi seputar dunia properti mulai dari berita terkini hingga tips inspiratif

Nata Connexindo

Nata Connexindo adalah Konsultan & Partner Digital Marketing dengan paket digital lengkap. NATA menjadi solusi untuk kebutuhan digital berbagai bisnis

Newsletter

Subscribe to our latest news to be updated, we promise not to spam!

Babysitter logo